Self Titled EP (Cassette Deluxe Edition)

by Jangar

/
  • Streaming + Download

    Includes unlimited streaming via the free Bandcamp app, plus high-quality download in MP3, FLAC and more.

      $5 USD  or more

     

1.
2.
3.
4.
5.
6.

credits

released July 29, 2016

tags

license

all rights reserved

about

Jangar Bali, Indonesia

A Heavy Loaded Rock band based in Bali Island - Indonesia

contact / help

Contact Jangar

Streaming and
Download help

Redeem code

Track Name: Ruptural (Cassette Deluxe Edition)
Berlari masuk hutan
Melewati rawa tak bertuan

Sungai ini bukan alasan
Darahmu tujuanku!

Kutunggu sekaratmu
Ceceran darah itu

Ku endus baunya
Agresifitas tanpa batas!

Kutukanku tak bisa kau hindari
Berlari sampai mati
Track Name: Titan (Cassette Deluxe Edition)
Bersembunyi di balik dinding teror
Membuat sangkar untuk diri sendiri
Dinding besar tak berasal
Sejarah bualan si raja gila

Senja seketika jadi neraka
Saat sang Kolosal mencengkeram langit
Membukakan jalan para pelahap
Dinding besar tak berasal

Sangkar ini sudah berakhir
Pahlawanmu mati dilahap

Teror sudah memenuhi kota ini
Percuma bersembunyi kau pasti mati
Track Name: Robokop (Cassette Deluxe Edition)
Robokop pembawa perdamaian
Robokop robot setengah manusia

Berjubah baja membawa senjata
Siap untuk berperang

Awalnya hanya coba-coba
Akhirnya letagihan juga

Sekarang berbuat esok kita lupa
Mencoba mengingat apa yang kita lakukan

Robokop

Awalnya diajakin kawan
Akhirnya konsultasi sendirian
Track Name: Gestok (Cassette Deluxe Edition)
Tak kuat bukti terlibat
Panglima sengit asal bertingkah
Dibungkam tanpa syarat
Dijemput dipaksa menyerah
Para pemeran tuhan

Para milisi antek penjilat
Mendekam bui atau musnah

Dibungkam tanpa syarat
Dijemput dipaksa menyerah
Para pemeran tuhan

(Saya minum darah agar tidak jadi gila)

Para milisi antek penjilat
Mendekam bui atau musnah

Orba gila nyawa tak berharga, demi kuasa siapa
Sejarah kelam negeri mencekam
Track Name: H.S.S. (Bonus Track)
Hawa dingin selimuti malam
Nyala padam cahaya jadi pertanda
diiringi dering telepon tanpa jawaban

Kabut malam menyambut kedatangannya
Tak sadari bus pembunuh di depan pintu

Tubuhnya diselimuti kegelapan
Mata merah penuh dendam
spatula berkarat jadi tangan

Tak ada waktu untuk menjerit
Pendahulu yang lama hilang telah datang